PERENCANAAN STRUKTUR DERMAGA MULTIPURPOSE DI TELUK LAMONG PELABUHAN TANJUNG PERAK, SURABAYA
Sabrina Cita Verawaty Purba 1 dan Paramashanti 2
Program Studi Sarjana Teknik Kelautan, FTSL, ITB
citavpoerba@gmail.com 1 dan parama@ocean.itb.ac.id 2
ABSTRAK. Kenaikan arus petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak menyebabkan terjadinya stagnasi di Pelabuhan Tanjung Perak. Sehingga diperlukan pembangunan dermaga Multipurpose di Teluk Lamong. Dermaga Multipurpose Teluk Lamong direncanakan melayani dua kapal dengan kapal rencana yang digunakan adalah kapal Container (Panamax) 45000 DWT dan 25000 DWT. Perencanaan jenis dermaga disesuaikan dengan kebutuhan yang akan dilayani, ukuran kapal, arah gelombang, angin, pasang surut, kondisi batimetri dan tanah dasar laut, dan tinjauan ekonomis dari konstruksi. Proses desain dermaga dimulai dengan mengumpulkan dan mengolah data-data lingkungan seperti gelombang, pasang surut, angin, tanah, kecepatan arus, dan batimetri akan menjadi data primer yang digunakan untuk menentukan kriteria desain sebagai syarat perencanaan struktur, penentuan layout, perhitungan pembebanan, pemodelan struktur, dan desain penulangan struktur yang optimal agar struktur tidak dibangun secara overdesign ataupun mengalami kegagalan/keruntuhan selama masa operasi. Perancangan dan pemodelan struktur ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SAP2000. Output dari perangkat lunak ini berupa unity check ratio (UCR), defleksi struktur, reaksi perletakan dan gaya dalam pada balok dan pelat. Output ini digunakan sebagai parameter untuk merancang detail dimensi dan tulangan pada komponen beton bertulang, yaitu balok, pelat, dan pilecap, serta penentuan profil tiang baja. Selain itu, reaksi perletakan dari program SAP2000 dan data tanah akan digunakan untuk dilakukan analisis daya dukung tanah terhadap tiang pancang di lokasi tersebut.
Kata kunci: dermaga, container, desain
